Skrinews -Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memanas setela insiden penikaman Rabu 16/10/2019. - Skrinews | Berita Nasional | Terkini | Terpercaya | Jujur Mengungkap Fakta

Breaking

Skrinews | Berita Nasional | Terkini | Terpercaya | Jujur Mengungkap Fakta

Suara Kedaulatan Rakyat Indonesia | BERANI JUJUR MENGUNGKAP FAKTA

Nasional

17 Oktober 2019

Skrinews -Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memanas setela insiden penikaman Rabu 16/10/2019.


Skrinews - Kaltim,
Suasana Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  mencekam siang kemaren, bebekal sejata tajam dan petungan warga melakukan aksi pembakaran Rumah. Keterangan diperoleh Skrinews.con, aksi dipicu pengeroyokan dan penikaman terhadap dua pemuda yakni Rn (18) dan (ca) di kawasan wisata pantai Nipah-Nipah, kecamatan penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. 


Kejadian penikaman ini diduga kekesalan seorang pemuda terhadap korban. Di mengajak korban bertemu di kawasan wisata pantai nipah-nipah. Hinga terjadi insiden penikaman itu. Setela melakukan penikaman terhadap kedua korban, para pelaku penikaman kabur ke Balikpapan. Dari salah satu koban penikaman CA meningal dunia di tempat.


" Aparat penegak penegak Hukum 
(Polisi) bergerak cepat. Terduga pelaku penikaman dan pengeroyokan, ahirnya 3 ( Tiga)pelaku berhasil dibekuk di wilayah Balikpapan. 

Tidak diketahui apa sebabnya, siang kemaren Rabu (15/10/2019), warga turun kejalan sambil membawa sejata tajam. Mereka mengusir keluarga pelaku penikaman yang bermukim di sekitar pelabuhan Klotok kecamatan Penajam harus segera meningalkan tempat itu, padahal hari selasa 15/10 malam suda diadakan mediasi. 

Terjadinya pembakaran Rumah terjadi disekitar pelabuhan, padahal di sekitar lokasi banyak aparat TNI dan Polri berjaga. Kegiatan atau aktifitas penyebrangan kapal Fery speed boat dan kelotok, yang menuju balikpapan atau sebaliknya dirutup untuk sementara.

"Benar. Banyak warga membawa sejata tajam dari siang kemaren, suda ada rumah yang mulai terbakar.
Tangapan dari POLDA KALTIM melalui Kabit Humasnya Kombes Ade Yaya Suryana membenarkan kejadian itu,saat ini situasi suda kondosif. 
Sekarang ini keadaan suda kondusif,ada masyarakat yang membakar pelabuhan, " terangnya Humas POLDA KALTIM Ade Yaya, dikomfirmasi rabu ( 16/10/2019).

 Ade Yaya menyebutkan kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wita siang. Pihak kepolisai sejau ini telah berupaya menenangkan masa dan berkoordinasi bersama tokoh-tokoh masyarakat setempat. 

Karena ada agota keluarga salah satu kelompok masyarakat yang dikeroyok hinga meningal dunia, padahal pelaku pengeroyokan suda diamankan dan suda di tahan di Poles PPU, " terangnya, di sekitar Kasaan pelabuhan lupuh,terlebi lagi, terjadi pula pengerusakan fasilitas oleh masa. Ada beberapa kondisi disekitar pelabuhan di bakar massa. Pungkasnya.
Spr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar