KEGIATAN PENGOBATAN MATA DI DESA PASLATEN, DIDAMPINGI BABINSA KORAMIL 1310-05/KAUDITAN - SkriNews | Berita Nasional | Terkini | Terpercaya | Jujur Mengungkap Fakta

Breaking

SkriNews | Berita Nasional | Terkini | Terpercaya | Jujur Mengungkap Fakta

Suara Kedaulatan Rakyat Indonesia | BERANI JUJUR MENGUNGKAP FAKTA

Nasional

08 September 2018

KEGIATAN PENGOBATAN MATA DI DESA PASLATEN, DIDAMPINGI BABINSA KORAMIL 1310-05/KAUDITAN

MINAHASA UTARA - Skrinews,
 Dilaksanakan di Desa Paslaten Kec. Kauditan Kab. Minut, Babinsa Koramil 1310-05/Kauditan Sertu Ibrahim Tamher melakukan pendampingan pengobatan mata yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) cabang Sulawesi Utara, (8/9/2018).


Ketua Tim Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) cabang Sulut Dr. Feiti Mamentu, S.Kep. Nars mengatakan, Kebutaan merupakan masalah penglihatan yang menurunkan kualitas hidup penderitanya dan orang-orang di sekelilingnya. Sayangnya, kasus kebutaan jumlahnya masih tinggi di Indonesia, begitu juga di Provinsi Sulut. Diperkirakan setiap satu menit ada satu orang menjadi buta di Indonesia. Sebagian besar orang buta di Indonesia berada di daerah miskin dengan kondisi ekonomi lemah.
"Karena itu, dibutuhkan peran banyak pihak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata," ungkapnya.

Serda Ibrahim Tamher mengatakan, kegiatan bakti sosial yang dilakukan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) cabang Sulawesi Utara di Desa Paslaten, adalah untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day, yang jatuh tepat pada tanggal 12 Oktober mendatang.
"Fokusnya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kebutaan dan gangguan penglihatan. Untuk itu, diharapkan lebih sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata," pungkasnya.

Karman

1 komentar:

  1. Ini baru OK. Tugas perang OK, kegiatan sosial deni warga kurang mampu juga OK, berlanjut dan berkesinambungan lagi. MantaB bpk² TNI, nggak usah jadi aparat KORAK (kotoran rakyat) ya. Korup sana korup sini. Bravo TNI, kalah didunia menang di akherat.Insyaa Alloh.

    BalasHapus